Menurut kepercayaan serta cerita masyarakat setempat, bahwasanya kehadiran Tangkuban Parahu terkait dengan legenda Sangkuriang yang jatuh cinta pada seorang wanita cantik yang bernama Dayang Sumbi yang tidak lain merupakan bunda kandungnya sendiri. Sangkuriang berniat untuk melamarnya, Dayang Sumbi yang mengenal Sangkuriang itu merupakan anaknya, berusaha menggagalkan niat tersebut dengan mengajukan syarat terhadap Sangkuriang untuk membikinkan nya suatu perahu yang besar dalam waktu satu malam. Tetapi usaha tersebut gagal, serta Sangkuriang marah lalu menendang perahu tersebut hingga terbalik yang kemudian membentuk suatu gunung, oleh sebab itu masyarakat setempat menyebutnya dengan sebutan Gunung Tangkuban Parahu yang berarti Tangkuban = Terbalik, Parahu = Perahu (Gunung Perahu Terbalik). apabila dilihat dari kejauhankhususnya dari Bandung semacam gambar dibawah ini.
Untuk dapat hingga ke Gunung Tangkuban Parahu dari Jakarta dengan memakai mobil pribadi dapat di tempuh melewati dua jalur yang umum dipakai, yaitu:
Jalur Bandung.
Jakarta -> Tol Jakarta – Cikampek -> Tol Purbaleunyi -> Exit Pasteur ->
Terusan Pasteur (Dr. Djunjunan) -> Jalan Pasirkaliki -> Jalan Sukajadi -> Jalan Setiabudi -> Jl. Raya Lembang -> Lembang -> Jalan Raya Tangkuban Parahu -> Gerbang Atas Gunung Tangkuban Parahu.Jalur Sadang.
Jakarta -> Tol Jakarta – Cikampek -> Tol Purbaleunyi -> Exit Sadang -> Sadang -> Purwakarta -> Pasawahan -> Wanayasa -> Sagalaherang -> Jalan Cagak -> Ciater -> Gerbang Atas -> Gunung Tangkuban parahu.
Kami berangkat ke Tangkuban Parahu pada liburan akhir tahun kemarin, untuk sejenak meninggalkan hiruk pikuk kota Jakarta serta merefresh diri dari segala kepenatan.
Ketika kita hingga, cuaca sangat dingin dengan kabut yang membatasi jarak pandang kami, sesekali hujan gerimis turun, tetapi terus meningkatkan keindahannya. Bahkan arai begitu bahagianya berlarian kesana kemari tanpa merasa dingin.
Oh ya.. kalo berlibur kemari jangan lupa yang untuk mengangkat jacket, sweater, dll serta bagi yang tidak tahan bakal bau belerang jangan lupa untuk mengangkat masker yah, apabila lupa jangan khwatir disini tidak sedikit juga yang jualan masker.
Gunung Tangkuban Parahu ini mimiliki belasan kawah tetapi yang paling besar merupakan Kawah Ratu oleh sebab itu Kawah Ratu menjadi wisata mutlak di Tangkuban Parahu. Sedangkan untuk menuju kawah lainnya wajib membutuhkan tenaga ekstra serta usaha lebih untuk dapat hingga kesana. Sebab kondisi yang tidak memungkinkan, kita hanya menikmati Kawah Ratu saja.
yuk ke tangkuban parahu
BalasHapus